artikel

Bunda, Hindari Kebiasaan Ini Ketika Bunda Sedang Hamil

Ketika bunda berada dalam masa kehamilan, merasa sangat bahagia dan antusias menunggu si kecil lahir sangatlah wajar, tetapi terkadang ketika dalam masa kehamilan, bunda lupa bahwa untuk bisa melahirkan si kecil dalam keadaan maksimal, ada beberapa hal yang dapat berpengaruh dalam hal tersebut, termasuk gaya hidup.

Kim Yolton seorang professor of pediatrics asal Cincinnati children’s hospital medical center mengutarakan bahwa ketika bunda sedang mengandung sebaiknya lebih berhati-hati, karena kebiasaaan buruk selama kehamilan berpeluang memberikan dampak negatif bagi perkembangan si janin.

Kebiasaan buruk yang dilakukan semasa hidup masih dapat dimaklumi dalam beberapa hal, tetapi jika bunda sedang berada dalam masa kehamilan, sebisa mungkin usahakan untuk tidak melakukan kebiasan buruk terlebih dahulu, karena itu dapat berpengaruh bagi si kecil yang sedang berkembang di dalam tubuh bunda. Berikut adalah beberapa kebiasaan buruk yang harus dihindari selama masa kehamilan.

1. Pola Makan Yang Buruk
Tercukupinya nutrisi si janin, bergantung kepada nutrisi yang dimiliki bunda juga, maka dari itu bunda harus berhati-hati dalam memilih makanan dan juga terhadap pola makannya. Dikarenakan nafsu makan bunda ketika hamil akan meningkat, terutama ketika masa kehamilan sudah berada di usia tiga bulan keatas. Maka ada beberapa cara untuk menyiasatinya, beberapa caranya adalah dengan mengonsumsi jus buah, sayur, ataupun cemilan yang rendah gula dan berserat tinggi.
Jika pola makan bunda tidak teratur, maka peluang bunda mengalami obesitas akan sangat besar dan juga berdampak buruk bagi perkembangan si janin. Disamping itu jika asupan nutrisi bunda kurang maka dapat mengganggu perkembangan otak si janin. Ketika si janin lahir, ada kemungkinan ia akan mengalami kesulitan dalam belajar dan juga terlambat berbicara.

2. Banyak Mengomsumsi Kafein
Mengonsumsi beberapa cangkir kopi setiap hari akan meningkatkan tekanan darah, detak jantung, dan sering buang air, dan yang paling berpengaruh bagi janin adalah kafein melintasi plasenta.
Meskipun bunda baik-baik saja ketika mengonsumsi kafein, namun tidak bagi si janin yang sedang bertumbuh, semua dikarenakan metabolisme bayi yang masih berkembang. Tetapi bunda tidak perlu berhenti dalam mengonsumsi kafein, karena bunda masih bisa mengonsumsinya sebanyak 150-300 miligram per harinya, namun ingat bahwa kafein tidak hanya berada di dalam kopi. Tetapi teh, coklat, soda, dan beberapa makanan lainnya mengandung kafein juga bun.

3. Rokok dan Alkohol
Selama masa kehamilan, hindari menghisap rokok, mengonsumsi bir, wine, dan minuman keras lainnnya. Masalahnya, alcohol mengalir dengan cepat dalam aliran darah bunda melalui plasenta dan tali pusat ke janin bunda, dan ini dapat membahayakan otak dan juga organ janin yang sedang berkembang, resikonya adalah si kecil lahir secara premature, kerusakan otak, cacat lahir, keguguran, atau bisa juga berpotensi lahir dalam keadaan meninggal. Sedangkan rokok memunculkan potensi si janin lahir dalam keadaan IQ rendah dan memiliki postur dan berat badan yang kecil loh bun.

Nah, apakah bunda suka melakukan hal-hal diatas? Jika tidak ingin menerima resikonya, jangan lakukan kebiasaan itu dulu ya semasa mengandung si kecil, jangan sampai bunda menyesal di lain hari. Lebih baik menahannya terlebih dahulu, dibanding si kecil merasakan dampaknya seumur hidup. Benar kan bun?

Source : glitzmedia.co, www.doktersehat.com

salam hangat : indokids, baby shop, bandung, jakarta

Related Posts